Pengadilan Agama Tanjung Karang Ingatkan Petugas PTSP Berikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat
PA Tanjung Karang – Rabu, 22 Juli 2026
Dalam rangka menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat, Pengadilan Agama Tanjung Karang Kelas IA kembali melaksanakan briefing bagi Petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pada Rabu (22/7/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang PTSP tersebut dipimpin oleh Panitera Muda Hukum bersama Manager on Duty (MoD) sebelum pelayanan kepada para pencari keadilan dimulai.
Briefing rutin ini merupakan salah satu upaya Pengadilan Agama Tanjung Karang untuk memastikan seluruh petugas PTSP siap memberikan pelayanan yang prima, profesional, serta sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Selain sebagai sarana penyampaian arahan, briefing juga menjadi media evaluasi dan penguatan komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Manager on Duty (MoD), Anika Rahmah, S.Ag. dan Rosmiati, S.H., M.H., mengingatkan seluruh petugas agar senantiasa memberikan pelayanan yang optimal dengan mengedepankan sikap ramah, cepat, tepat, dan responsif kepada setiap pengguna layanan. Petugas juga diimbau untuk menciptakan suasana pelayanan yang kondusif, nyaman, serta menjunjung tinggi prinsip 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) dalam setiap interaksi dengan masyarakat.
Sementara itu, Panitera Muda Hukum menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan pelayanan publik. Seluruh aparatur diingatkan agar tidak memberikan ruang maupun kesempatan bagi praktik percaloan (makelar perkara) di lingkungan Pengadilan Agama Tanjung Karang. Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan peradilan yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme.
Melalui briefing rutin ini, diharapkan seluruh petugas PTSP dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Pengadilan Agama Tanjung Karang sebagai lembaga peradilan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan prima.


